One day at bruch with his bestfriend
- Jo: kamu tau kenapa dia ngga pernah mbahas atau ngenalin kamu ke semua temen-temennya? Ke semua mantannya? Ke pacarnya? Ke gebetannya?
- Me: ngga tau. Emang kenapa?
- Jo: ya karena cuma kamu yang bener bagi dia. Cuma kamu yang didenger sama dia. Sebenernya tanpa kamu dia itu lemah. Dia itu sangat bergantung ke kamu.
- Me: trus?
- Jo: kok kamu ngga nyadar? Dia itu bergantung cuma sama kamu. Cinta sama kamu. Tapi dia minder karena kamu lebih pinter dan mature daripada dia.
- Me: sorry, i don't get your point. Your dot also.
- Jo: *ngaduk bubur dimangkoknya, kesal*
Aku kudu piye? Aku bisa apa?
They told me that to make her fall in love, I had to make her laugh. But every time she laughs, I’m the one who falls in love.
—Tommaso Ferraris (via randomnessoverload)
(Source: soulmeetsgiirl, via randomnessoverload)

